Para Animator Generasi Milenia

Gambar Judul Para Animator Generasi Milenia

Saat ini animasi berada di level yang tinggi dengan adanya beragam software dan kecanggihan berbagai perangkat komputer modern. Namun ternyata masih ada para animator generasi milenia yang masih menggunakan alat seadanya namun tetap bisa menghasilkan animasi luar biasa.

 

Monocle, sebuah perusahaan media online asal London kemudian mencari para animator milenia ini dengan berpergian ke berbagai negara, yaitu Republik Ceko, Belanda dan Inggris Selatan untuk bertemu dengan Lucie Sunkova, Vera Van Wolferen dan Daisy Jacobs.

Lucie Sunková

Lucie Sunková adalah seorang penulis cerita, sutradara, animator dan illustrator buku. Untuk animasi, Lucie biasa memakai media yang berbeda dari yang lain, yaitu menggunakan lukisan minyak di atas kaca. Atas karya-karyanya ini Lucie sudah banyak mendapatkan penghargaan di berbagai festival sejak tahun 1999, diantaranya 1# prize FEMINAFILM Ústí nad Labem – film Pelargonie (Geranium) (2005), The Best Animation – Grand OFF – Poland (2016), Best Kids – FANTOCHE – Switzerland (2016) dan masih banyak lagi.

Lucie sendiri adalah lulusan Václav Hollar school of Art jurusan ilustrasi, kemudian melanjutkan ke FAMU mengambil jurusan film.

 

Vera Van Wolferen

Vera Van Wolferen merupakan seorang seniman multitalenta dari Belanda. Dia biasa membuat seni miniatur yang dibuat secara detail menggunakan kayu balsa, kardus dan kertas. Karyanya ini sering dijadikan “panggung” untuk projek animasi stop-motion-nya, dan dia membuat hampir semua asset dalam karya animasinya seorang diri.

Latar belakang Vera adalah seni rupa dan mengambil master jurusan animasi, pada tahun 2013 lulus dengan karya animasi stop-motion berjudul ‘How to Catch a Bird’. Sejak saat itu sampai sekarang dia bekerja sebagai freelance set designer dan animator.

 

Daisy Jacobs

Daisy Jacobs dikenal dengan karyanya yang cukup fenomenal berjudul ‘The Bigger Picture’, yang berhasil membawanya masuk ke nominasi Academy Award for Best Short Film (Animated) pada tahun 2015. Dari ‘The Bigger Picture’ ini Daisy sudah mengumpulkan setidaknya 25 penghargaan hingga tahun 2015.

Dalam animasi ‘The Bigger Picture’ dan animasi terbarunya ‘The Full Story’, Daisy menggunakan teknik animasi stop-motion, namun bedanya dia menggunakan media ruang yang besar. Dia menggambar seluruh karakter dan seluruh properti dalam ukuran besar (menggunakan ukuran asli). Sehingga tidak heran kalau dalam produksinya membutuhkan waktu sampai 1 tahun untuk sebuah film animasi pendek berdurasi sekitar 8 menit.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>